Gigi Gingsul Perlu Dicabut? Inilah Penanganan Yang Aman

30 Agustus 2025

30 Agustus 2025

Sobat Orthodontist pernahkah mendengar istilah gigi gingsul? Beberapa orang ada yang menyukai, bahkan ada yang merasa hal itu sebuah gangguan. Lalu, apakah gigi gingsul perlu dicabut? Ataukah aman bila dibiarkan? Ternyata, semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan Sobat Orthodontist.

Gigi gingsul adalah kondisi ketika gigi tumbuh tidak pada posisi yang seharusnya, biasanya gigi tumbuh atau muncul miring atau menumpuk di bagian depan. Hal ini sering terjadi karena ruang rahang yang sempit, gigi susu terlambat tanggal, hingga faktor genetika. Meski demikian, sebagian orang banyak yang menganggap gingsul sebagai ciri khas. Akan tetapi, secara medis kondisi ini ternyata bisa menimbulkan masalah tertentu.

Ciri-Ciri Gigi Gingsul

Beberapa tanda gigi gingsul bisa Sobat Orthodontist kenali dengan mudah. Ada yang secara fisik terlihat jelas, namun ada yang butuh pemeriksaan atau perhatian lebih untuk menyadarinya. 

Apa saja ciri-ciri gigi gingsul? Berikut tanda-tanda yang bisa Sobat Orthodontist kenali:

  1. Gigi tumbuh miring atau keluar dari lengkung rahang

  2. Tampak menumpuk atau bertumpang tindih dengan gigi lain

  3. Membuat susunan gigi menjadi tidak rata

  4. Kadang menimbulkan celah sempit sehingga sulit dibersihkan

Efek Gigi Gingsul

Bagaimana bila gigi gingsul dibiarkan saja? Adapun hal-hal yang harus diperhatikan agak gigi gingsul tidak menjadi bahaya bagi kesehatan mulut . Sebab, jika dibiarkan tanpa perawatan, gigi gingsul bisa menyebabkan hal-hal berikut:

  1. Penumpukan plak & karang gigi, sehingga meningkatkan risiko gigi berlubang

  2. Radang gusi (gingivitis) karena area sulit dibersihkan

  3. Gangguan estetika, terutama bila kondisi gigi terlihat jelas saat tersenyum

  4. Masalah gigitan, seperti nyeri pada rahang hingga kesulitan dalam mengunyah

Gigi Gingsul Apa Perlu Dicabut?

Sebenarnya, didak semua gigi gingsul harus dicabut. Lalu kapankah kondisi gigi gingsul harus dilakukan pencabutan atau tindakan? Berikut adalah hal-hal pada gigi gingsul yang membutuhkan pencabutan dengan pertimbangan berikut:

  1. Mengganggu fungsi mengunyah atau berbicara

  2. Menyebabkan penumpukan plak dan sulit dibersihkan

  3. Menimbulkan rasa nyeri atau sariawan karena sering terkena bibir/pipi

  4. Menyebabkan gigi berdesakan parah

Pada kasus ringan, dokter gigi atau Orthodontist bisa merekomendasikan perawatan ortodonti (behel) untuk merapikan posisi gigi tanpa perlu pencabutan. Baiknya lakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter gigi untuk memastikannya.

Cara Merapikan Gigi Gingsul

Ada beberapa cara merapikan gigi gingsul yang bisa dipilih oleh Sobat Orthodontist.Berikut pilihan cara merapikan gigi gingsul, yang tentunya melalui proses pemeriksaan dan konsultasi. 

  • Menggunakan Behel (Orthodontic Braces)
    Berbagai behel yang sudah ada, bisa dipilih untuk digunakan, seperti: behel metal, keramik, atau damon dapat digunakan untuk menggeser gigi ke posisi yang ideal. Perawatan dengan behel ini dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti dan membutuhkan waktu untuk proses perawatan selama 1–3 tahun tergantung kondisi gigi. Behel ini sendiri adalah metode paling umum dan efektif untuk merapikan gigi gingsul.
  • Invisalign (Clear Aligner)
    Terdapat alternatif behel berupa aligner transparan yang bisa dilepas-pasang. Banyak yang memilih ini, sebab lebih estetik dengan desain yang hampir tidak terlihat. Invisalign ini cocok untuk kasus gigi gingsul ringan hingga sedang.
  • Pencabutan Gigi
    Bila kondisi ruang rahang terlalu sempit, maka dokter bisa merekomendasikan pencabutan gigi tertentu agar ada ruang untuk merapikan gingsul. Biasanya tindakan ini akan diikuti dengan perawatan ortodonti.
  • Veneer atau Crown (Hanya Estetika)
    Untuk gigi gingsul yang termasuk kasus ringan dan lebih ke arah estetika, dokter bisa menyarankan veneer atau crown. Namun ini tidak memperbaiki posisi akar gigi, hanya tampilan luar.
  • Kontrol Rutin ke Dokter Gigi
    Inilah yang penting dilakukan oleh Sobat Orthodontist yang memang memiliki keluhan gigi gingsung, yakni melakukan pemeriksaan rutin sangat penting agar perawatan berjalan sesuai rencana.

 

 

Dengan pilihan cara merapikan gigi gingsul tersebut, maka dokter akan menyesuaikan langkah perawatan sesuai perkembangan gigi. Sebagai hal yang sering terjadi, dr. Dhani selalu mengingatkan untuk jangan coba merapikan gigi sendiri (misalnya dengan karet atau alat online), sebab berisiko besar bisa merusak gigi dan gusi.

Jaga kebersihan mulut selama perawatan karena gigi gingsul lebih mudah menumpuk plak. Konsultasikan sejak dini, khususnya pada usia remaja agar hasil perawatan biasanya lebih cepat dibandingkan usia dewasa

Cara paling aman dan efektif untuk merapikan gigi gingsul adalah dengan perawatan ortodonti (behel atau aligner). Sebab, di bawah pengawasan dokter gigi spesialis ortodonti bisa melalui pengawasan rutin dan tindakan berkala.

Reviewed by

Drg. Lorem Ipsum


Related Article

MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN GUSI

Read More

YANG HARUS DILAKUKAN JIKA BRACKET LEPAS

Read More

MENGENAL KARANG GIGI (KALKULUS GIGI)

Read More

Discussion

Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan

-Belum ada diskusi di article ini-

Reviewed by

drg. Dhani Agustina Sp. Ort


Related Article

MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN GUSI

Read More

YANG HARUS DILAKUKAN JIKA BRACKET LEPAS

Read More

MENGENAL KARANG GIGI (KALKULUS GIGI)

Read More