Apakah istilah gigi miring kerap Sobat Orthodontist dengar? Pada klinik Drg. Dhani Agustina Sp. Ort banyak diantaranya bertanya dan konsultasi tentang gigi miring ini. Sebab, mereka yang mengalami kondisi ini merasa terganggu, baik dari segi penampilan bahkan kondisi kesehatan yang mengganggu akibat rasa sakit.
Gigi yang tumbuh miring memang menjadi masalah kesehatan mulut yang cukup mengganggu. Bukan hanya membuat Sobat Orthodontist kehilangan estetika senyum, tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan saat mengunyah, gangguan rahang, bahkan peradangan gusi.
Adapun kondisi yang kerap ditemui Drg. Dhani saat praktik, diantaranya: gigi bungsu miring dan gigi geraham miring. Untuk itu, penting bagi Sobat Orthodontist mengenali penyebabnya dan memilih cara penanganan yang sesuai dan aman.
Gigi miring atau Gigi yang tumbuh tidak pada posisi ideal bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
Kurangnya Ruang di Rahang
Penyebab utama gigi bungsu miring adalah kurangnya ruang di bagian belakang rahang. Gigi bungsu atau gigi geraham ketiga ini biasanya tumbuh di usia 17–25 tahun. Pertumbuhan gigi ini sering kali tidak mendapatkan cukup tempat, sehingga tidak bisa tumbuh sempurna. Hal ini yang membuat pertumbuhan gigi menjadi tumbuh ke samping dan menekan gigi di depannya.
Faktor Genetik
Struktur rahang dan ukuran gigi merupakan kondisi yang dapat diwariskan atau genetik. Kombinasi antara rahang kecil dan gigi besar inilah yang bisa menyebabkan gigi saling berdesakan dan akhirnya tumbuh miring.
Kebiasaan Buruk Sejak Kecil
Taukah Sobat Orthodontist, bahwasanya hal-hal semasa kecil seperti mengisap jempol, menggunakan dot terlalu lama, hingga mendorong gigi dengan lidah dapat menyebabkan perubahan posisi gigi depan. Hal-hal inilah yang bisa memicu gigi miring seiring pertumbuhan.
Gigi Geraham Tumbuh Tidak Teratur
perlu diketahui, tidak hanya gigi bungsu, gigi geraham miring juga bisa terjadi saat pertumbuhan gigi permanen tidak seimbang. Gigi geraham akan tumbuh miring, karena terganggu oleh gigi susu yang terlalu cepat tanggal atau terlambat dicabut.
Penanganan gigi miring tergantung pada tingkat keparahan, mulai dari usia pasien, hingga jenis gigi yang bermasalah. Secara umum, Drg. Dhani menyebutkan bahwa ada 2 metode penanganan yang bisa dilakukan, diantaranya:
Cara Alami (Terbatas Efektivitasnya)
Cara ini bisa dilakukan untuk kasus ringan pada anak-anak, ada beberapa cara yang dapat membantu, yakni:
a. Kontrol kebiasaan buruk sejak dini, seperti menghentikan kebiasaan mengisap jempol atau mendorong gigi dengan lidah.
b. Terapi ortodontik berkala, seperti penggunaan trainer gigi khusus anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Namun perlu diingat, cara alami ini hanya bersifat pencegahan. Selain itu, cara ini juga bertujuan membantu pembentukan rahang sejak dini. Pada kondisi gigi miring yang sudah parah, penanganan medis tetap dibutuhkan.
Penanganan Medis
Lalu kapankah kondisi gigi miring membutuhkan penanganan medis? Berikut ini, beberapa perawatan medis untuk mengatasi gigi miring sesuai kondisinya.
Pencabutan Gigi Bungsu Miring (Odontektomi)
Apabila gigi bungsu tumbuh miring dan menyebabkan nyeri atau peradangan, maka pencabutan oleh dokter gigi bedah mulut harus dilakukan.
Perawatan Ortodonti (Braces)
Gigi yang tidak sejajar seperti gigi geraham miring, harus menggunakan kawat gigi atau aligner transparan untuk membantu meluruskannya kembali.
Operasi Rahang (untuk Kasus Kompleks)
Tindakan ini akan dilakuan dalam beberapa kasus, dimana kombinasi antara ortodonti dan bedah ortognatik untuk memperbaiki struktur rahang yang menyebabkan gigi tidak rata.
Drg. Dhani kerap mengingatkan terkait pentingnya memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi dan melalui konsultasi dengan tenaga profesional. Penanganan gigi miring bukan hanya soal estetika, namun juga berhubungand dengan kesehatan gigi, gusi, dan struktur rahang secara keseluruhan.
Jangan pernah tergoda dengan penawaran pemasangan behel yang murah tanpa pengawasan dokter gigi. Selain tidak aman, tindakan ini bisa memperparah kondisi gigi dan menyebabkan komplikasi jangka panjang. Nantinya akan membutuhkan penanganan lebih kompleks untuk memperbaiki.
Gigi miring akan menjadi masalah yang serius bila dibiarkan. Dengan memahami penyebab, mengenali tanda-tandanya, dan memilih penanganan yang tepat, Sobat Orthodontist dapat menjaga kesehatan mulut secara optimal. Jika Sobat Orthodontist mengalami masalah seperti gigi bungsu miring atau gigi geraham miring, konsultasikan segera dengan dokter gigi terpercaya.
-Belum ada diskusi di article ini-
Discussion
Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan