5 Efek Samping Behel (Kawat Gigi) Palsu Yang Membahayakan

26 Agustus 2025

26 Agustus 2025

Behel atau kawat gigi apakah hal yang sama? Tentu saja! Hanya penamaannya yang beda. Sobat Orthodontist perlu tau, bahwasanya behel atau kawat gigi adalah alat ortodonti yang digunakan untuk merapikan posisi gigi agar lebih teratur, termasuk memperbaiki gigitan. Behel juga bertujuan menunjang kesehatan gigi dan mulut.

dr. Dhani selalu menyampaikan, bahwasanya pemasangan behel bukan hanya soal estetika, tetapi juga kebutuhan medis pada kasus khusus seperti gigi berjejal, maloklusi, atau gigi maju. Namun, ada beberapa hal yang perlu Sobat Orthodontist

 

Larangan Saat Memakai Behel

Sobat Orthodontist perlu mengetahui larangan ketika menggunakan behel agar ada pertimbangan. Hal ini kerap disampaikan dr. Dhani pada pasien yang memiliki rencana memasang behel. Ketika memakai behel, ada beberapa larangan yang perlu dipatuhi, sebagai berikut:

 

  1. Menghindari makanan yang keras atau lengket, sebab dapat merusak kawat.

  2. Menjaga kebersihan gigi ekstra ketat agar tidak terjadi karies.

  3. Rutin kontrol ke dokter gigi sesuai jadwal.

  4. Abai terhadap perawatan mulut, karena harus rajin kontrol

Hal ini harus benar-benar menjadi perhatian calon pasien yang akan memasang behel. Larangan dan anjuran yang harus konsisten dilakukan.

 

Efek Samping Behel Palsu

Lalu bagaimana dengan penggunaan behel palsu? Inilah yang kerap disayangkan para pakar ortodonti atau dokter gigi. Sayangnya di era ini, banyak orang tergiur dengan behel palsu dimana harganya murah dan dianggap tren fashion. Padahal, penggunaan behel palsu berbahaya sebab tidak sesuai standar medis.

Banyak risiko yang akan dialami oleh mereka yang menggunakan behel palsu. Berikut ini , efek samping behel palsu yang perlu Sobat Orthodontist ketahui:

  • Kawat yang tidak steril, berisiko menyebabkan luka pada gusi dan mulut 

  • Infeksi yang menjalar hingga ke darah (sepsis)

  • Tekanan yang tidak terkontrol, berisiko menyebabkan gigi goyang bahkan gigi lepas

 

 

Apakah behel palsu bisa membuat gigi rusak?

Ini adalah pertanyaan umum yang sering kita dengar. Diantara pertimbangan Sobat Orthodontist yang berpikiran menggunakan Behel palsu, mungkin akan terpikirkan pertanyaan ini.

Jawabannya tentu saja Ya! Terutama penggunaan behel palsu atau behel asli yang tidak dipasang oleh dokter gigi dapat menyebabkan gigi menjadi rusak permanen. Tentu saja termasuk menimbulkan keluhan lainnya, seperti: resorpsi akar, gigi patah, hingga peradangan gusi.

Periode Hasil Pemasangan Behel

Perlu diketahui, hasil dari pemasangan behel ini tidak akan sama pada setiap pasien, sebab ada berbagai faktor yang mempengaruhi seperti tingkat kesulitan keluhan, hingga kondisi tubuh personal pasien. 

Umumnya, pemasangan behel pada perawatan ortodonti profesional, perubahan posisi gigi mulai terlihat dalam 3–6 bulan. Untuk waktu total perawatan biasanya 1–3 tahun. Sementara, behel palsu tidak akan memberikan hasil medis, dan hanya akan menimbulkan kerusakan.

Behel bisa merubah bentuk wajah

Bahkan untuk behel yang dipasang dengan benarpun dapat sedikit mengubah bentuk wajah, terutama pada rahang dan senyuman. Namun perlu digaris bawahi, pasalnya perubahan ini bersifat positif karena struktur gigi dan rahang menjadi lebih proporsional. Sebaliknya, behel palsu akan menyebabkan wajah asimetris akibat kerusakan gigi dan tulang rahang, tentu akan merugikan pengguna secara estetika.

 

 

Karena itu, agar aman dan efektif, maka pilihlah behel sesuai kebutuhan medis, bukan sekadar tren. Pastikan Sobat Orthodontist melakukan perawatan oleh dokter gigi spesialis ortodonti yang berpengalaman. Hindari pemasangan behel di salon atau tempat tidak resmi, karena risikonya jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Reviewed by

Drg. Lorem Ipsum


Related Article

MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN GUSI

Read More

PROSEDUR PERAWATAN ORTHODONTI

Read More

YANG HARUS DILAKUKAN JIKA BRACKET LEPAS

Read More

Discussion

Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan

-Belum ada diskusi di article ini-

Reviewed by

drg. Dhani Agustina Sp. Ort.


Related Article

MENJAGA KEBERSIHAN GIGI DAN GUSI

Read More

PROSEDUR PERAWATAN ORTHODONTI

Read More

YANG HARUS DILAKUKAN JIKA BRACKET LEPAS

Read More