Memahami jenis gigi manusia beserta fungsinya akan menjadi sangat penting untuk lebih meningkatkan kepedulian kita dalam menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan. Setiap jenis gigi memiliki peran spesifik, mulai dari memotong makanan, mengoyak, hingga menggiling sebelum ditelan. Selain itu, gigi juga punya struktur dan jenis unik, Sobat Orthodontist kali ini akan lebih mengenal jenis gigi manusia.
Sebelum mengenal macam-macam gigi, mari Sobat Orthodontist pahami dulu struktur dasar dar gigi ini sendiri, diantaranya:
Mahkota (Crown), bagian gigi yang terlihat di atas gusi, dilapisi enamel yang keras.
Akar (Root), bagian gigi yang tertanam di dalam gusi dan tulang rahang, berfungsi menahan gigi tetap kokoh.
Enamel, merupakan lapisan terluar yang keras dan melindungi gigi dari kerusakan.
Dentin, yakni lapisan di bawah enamel, lebih lembut, dan dapat terasa nyeri jika enamel rusak.
Pulpa, Jaringan pada bagian tengah gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah.
Sementum, Lapisan yang menutupi akar gigi, hingga membantu gigi melekat pada tulang.
Ligamen periodontium, Jaringan ikat yang menghubungkan gigi dengan tulang rahang.
Setelah mengenal struktur dasar gig, maka selanjutnya mengenal jenis gigi manusia. Gigi manusia sendiri terbagi menjadi dua kelompok, yakni:
Gigi susu (deciduous teeth), gigi sementara berjumlah 20 buah yang tumbuh pertama kali pada anak sejak usia sekitar 6 bulan dan nantinya akan digantikan oleh gigi permanen.
Gigi permanen (permanent teeth), Gigi tetap berjumlah 32 buah yang tumbuh sejak usia sekitar 6 tahun dan bertahan seumur hidup bila dirawat dengan baik.
Gigi Seri (Incisivus), terletak di bagian depan, berfungsi memotong makanan.
Gigi Taring (Caninus), bentuknya runcing, berfungsi mengoyak makanan.
Gigi Premolar (Bicuspid), terletak di antara taring dan geraham, dan membantu mengunyah.
Gigi Molar (Geraham), ukurannya paling besar dan kuat, digunakan untuk menggiling makanan.
Gigi Bungsu (Molar ketiga), gigi yang tumbuh terakhir, sering menimbulkan masalah.
Perlu Sobat Orthodontist ketahui, bahwa setiap jenis gigi berisiko mengalami gangguan berbeda, di antaranya:
Karies (gigi berlubang), keluhan ini biasanya menyerang gigi seri dan geraham karena sisa makanan menempel.
Sensitivitas, dimana enamel menipis atau gusi turun bisa membuat gigi terasa ngilu.
Impaksi, keluhan ini umumnya terjadi pada gigi bungsu.
Pertumbuhan tidak teratur, kondisi gigi yang berjejal atau miring bisa memengaruhi fungsi kunyah dan estetika.
Risiko utamanya sendiri: bila tidak dirawat, akan menyebabkan nyeri, infeksi, hingga kehilangan gigi permanen. Karena itu, kontrol rutin di dokter gigi sangatlah penting untuk penanganan yang tepat.
Sobat Orthodontist perlu mengetahui cara merawat setiap jenis gigi dengan tepat. Dimana drg. Dhani juga selalu berbagi info ini kepada pasiennya, dimana menjaga semua jenis gigi agar berfungsi optimal dapat dilakukan dengan langkah sederhana berikut:
Menyikat gigi minimal 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela gigi secara rutin.
Batasi konsumsi makanan dan minuman manis.
Perbanyak air putih serta makanan kaya kalsium dan vitamin D.
Hindari kebiasaan buruk seperti merokok atau menggigit benda keras yang berdampak buruk.
Rutin periksa gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.
Jenis gigi manusia memiliki peran penting dalam proses mengunyah dan menjaga fungsi mulut. Memahami anatomi gigi, perbedaan gigi susu dan permanen, serta potensi masalah yang bisa muncul akan membantu Sobat Orthodontist lebih bijak dalam merawat kesehatan gigi.
Lakukan konsultasi dan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi agar semua jenis gigi tetap sehat dan terawat dengan baik.
-Belum ada diskusi di article ini-

Discussion
Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan