Pada bagian mulut ada bagian yang bernama Mandibula nih Sobat Orthodontist. Kali ini Drg. Dhani Agustina Sp. Ort akan membahas bagian Mandibula ini. Struktur ini termasuk memegang peran penting dalam proses kerja gigi.
Mandibula adalah salah satu bagian dari mulut yang dikenal sebagai rahang bawah. Mandibula merupakan tulang terbesar dan paling kuat dalam wajah manusia. Dalam dunia kedokteran gigi, Mandibula memegang peranan yang vital sebab menopang gigi bawah dan berperan dalam hampir semua aktivitas orofasial seperti berbicara, mengunyah, dan menelan.
Mandibulan ini berbeda dengan tulang wajah lainnya, sebab dapat bergerak bebas karena berartikulasi dengan tulang tengkorak melalui sendi temporomandibular (TMJ).
Sobat Orthodontist. mungkin penasaran seperti apa struktur Mandibula ini. Secara anatomi, Mandibula terdiri dari beberapa bagian penting, diantaranya:
Struktur-struktur inilah yang mendukung gigi bawah dan menjadi landasan otot-otot pengunyahan serta jalur saraf penting. Beberapa jalur saraf penting seperti: nervus alveolaris inferior yang bertanggung jawab atas sensasi pada gigi bawah.
Mandibula bukan hanya sekadar tulang pendukung, namun memiliki fungsi-fungsi utama meliputi:
Menopang gigi bawah
Membantu pengunyahan (mastikasi)
Peran dalam bicara karena membantu artikulasi suara dan pengucapan kata.
Menjaga keseimbangan struktur wajah [bentuk dagu]
Karena inilah, kesehatan Mandibula penting sekali dijaga, sebab memiliki fungsi yang cukup penting bagi mulut. Sehingga, Sobat Orthodontist. perlu memperhatikan area mulut yang satu ini.
Apa saja gangguan yang berkaitan dengan Mandibula ini? Adapun, beberapa gangguan yang umum terjadi pada mandibula antara lain:
Maloklusi (gigi tidak sejajar)
Ketidaksejajaran rahang bawah yang menyebabkan kesulitan mengunyah, nyeri, dan ketegangan otot.
Dislokasi atau trauma mandibula
Adanya Cedera pada rahang bawah bisa menyebabkan nyeri hebat, dan gangguan bicara, serta kesulitan membuka mulut.
Gangguan sendi temporomandibular (TMJ)
Nyeri sendi rahang, dimana klik atau bunyi saat membuka mulut. Hal ini menyebabkan pembatasan gerak rahang merupakan gejala umum gangguan ini.
Resorpsi tulang alveolar
Keluhan ini terjadi bila gigi tanggal atau dicabut dan tidak segera diganti gigi tiruan, dan menyebabkan mandibula menyusut seiring waktu.
Infeksi (osteomielitis mandibula)
Infeksi tulang mandibula ini terbilang jarang, dimana kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera.
Penting untuk Sobat Orthodontist ingat! Bahwa sebagian besar masalah pada mandibula ini bisa dicegah atau dideteksi dini melalui pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin. Dokter gigi seperti Drg. Dhani, dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal gangguan sendi, maloklusi, maupun kerusakan gigi yang berpengaruh pada struktur mandibula. Idealnya, kontrol ke dokter gigi dilakukan bisa setiap 6 bulan sekali. Selain kondisi Mandibulan, Kontrol rutin ini akan mengetahui kondisi struktur gigi secara menyeluruh.
-Belum ada diskusi di article ini-
Discussion
Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan