Karena perawatan gigi behel ini butuh periode waktu cukup lama dan konsisten, maka wajar bila Sobat Orthodontist kerap bertanya kembali tentang perawatan gigi behel ini. Akan ada tips dari drg. Dhani yang kan membantu Sobat Orthodontist dalam melakukan perawatan gigi behel.
Gigi Behel atau behel gigi (kawat gigi) merupakan alat ortodonti yang digunakan untuk merapikan susunan gigi serta memperbaiki gigitan yang tentunya menunjang kesehatan mulut dan estetika. Biasanya, behel gigi ini dipasang oleh ortodontis atua dokter gigi untuk kasus gigi yang berjejal, renggang, atau gigitan tidak normal.
Langkah pertama untuk memperlancar gigi behel, maka Sobat Orthodontist harus menghindari larangan dengan disiplin. Berikut larangan pada gigi behel yang perlu Sobat Orthodontist perhatikan:
Menggigit makanan yang keras (seperti es, kacang, atau permen keras).
Mengonsumsi makanan yang lengket seperti : karamel atau permen karet.
Mengunyah dengan gigi depan untuk konsumsi makanan keras seperti apel (Baiknya dipotong kecil).
Perlu Sobat Orthodontist ketahui, bahwasanya behel gigi bekerja dengan memberi tekanan yang perlahan agar gigi bergeser ke posisi ideal. Selama pemakaiannya, wajar bila pengguna mengalami keluhan sebagai berikut:
- Nyeri ringan
- Sariawan
- Gigi ngilu
Sebagai pengguna Behel Gigi , Sobat Orthodontist perlu waspada dan memahami keluhan gigi akibat pemasangan behel ini.
Pertanyaan yang sering muncul pada pasien dr. Dhani, salah satunya ini. Perlu Sobat Orthodontist ketahui, bahwasanya warna gigi bisa berubah karena hal berikut:
Plak yang menempel di sekitar bracket.
Kesulitan dalam membersihkan area sela gigi.
Kebiasaan konsumsi kopi, teh, atau makanan berwarna pekat.
Itu sebabnya perawatan mulut ekstra penting bagi Sobat Orthodontist yangmenggunakan behel.
Lalu, apa yang tidak boleh dilakukan Sobat Orthodontist setelah pasang behel? Ada 3 hal penting yang perlu Sobat Orthodontist ketahui:
Jangan langsung makan makanan keras atau lengket, konsumsi makanan yang lembut untuk gigi.
Hindari menggigit kuku, ujung pulpen, atau kebiasaan buruk lain yang bisa merusak kawat.
Sikat gigi minima 2 kali sehari dengan sikat khusus behel.
Berapa bulan sekali perawatan behel gigi?
Nah, Kontrol biasanya dilakukan setiap 4–6 minggu sekali sesuai anjuran dokter dan juga hasil pemeriksaan serta konsultasinya. Tujuan kontrol ini digunakan untuk mengganti karet, mengatur kawat, dan mengecek kondisi gigi.
Sedang untuk biaya pemasangan behel bervariasi, tergantung jenisnya. Beberapa informasi biaya yang bisa Sobat Orthodontist diantaranya:
Behel metal konvensional: Rp5–10 juta.
Behel ceramic / sapphire: Rp8–15 juta.
Behel self-ligating: Rp15–25 juta.
Kontrol rutin: Rp200–500 ribu per kunjungan.
Perlu diingat, biaya ini bisa berbeda antar klinik dan tergantung tingkat kesulitan kasus yang dialami.
Agar hasil perawatan maksimal, Sobat Orthodontist wajib kontrol sesuai jadwal ortodontis. Jangan menunda kontrol, apalagi ada keluhan. Sebab kontrol ini bisa memperlambat proses perataan gigi. Pemeriksaan rutin juga membantu mencegah gigi berlubang atau karang gigi yang sering muncul pada pengguna behel.
-Belum ada diskusi di article ini-
Discussion
Pertanyaan dijawab oleh Dokter yang berkaitan